Kopi oh Coffee

Kopi menurut pendapat sebagian besar orang; belum afdol jika duduk-duduk, ngobrol dengan teman, merokok tanpa ditemani secangkir kopi. Kebiasaan ngopi ada di semua budaya masyarakat Indonesia, mirip-mirip dengan rokok, pasti dari kecil kita sudah terpapar oleh yang namanya kopi. Rasanya anak kecil Indonesia pasti tahu bagaimana rasanya kopi. Lain halnya dengan rokok, orang tua pasti akan memperbolehkan kita mencicipi kopi yang sedang diminum mereka. Jadi kopi bukanlah barang baru dalam kehidupan siapa saja, termasuk diriku.

Setelah kita beranjak dewasapun, melihat orang ngopi sambil merokok bukan juga hal yang aneh. Kegiatan itu seperti ibarat payudara yang selalu jalan beriringan. Rokok dan Kopi selalu bersama tidak pernah terpisahkan bagi sebagian besar orang. Ada yang memiliki kebiasaan ngopi di pagi hari sebelum memulai hari, ditemani dengan makanan kecil. Adapula di kala sore, ketika mata mulai tidak berkompromi lagi, sehingga asupan kafein diperlukan seperti layaknya charger pada hape.

Tidak peduli apapun jabatannya, jumlah hartanya, statusnya, semua pasti pernah meminum kopi sachet dengan cara seperti itu. 

Ya… ya seperti itulah cara orang-orang Indonesia menikmati kopi dimana saja.

Kopi sudah membudaya dan menjadi bagian dari hidup setiap orang di tanah air tercinta kita ini.

Ferry on the river by ARO

Maka tidak heran, perusahaan seperti Starbuck mau datang dan memulai bisnis cafenya di Indonesia. Mendadak, kopi sachetpun kedatangan saingannya, dan tidak tanggung tangung musuhnya didatangkan dari luar negeri pula. Gerai-gerai Starbuck cepat bertambah jumlahnya dimana-mana, hampir di setiap mall di siantero Indonesia pasti ada Starbuck sekarang.  

Kopi susu dengan berbagai rasa, tempat yang nyaman ber AC, bukan hanya untuk sekedar duduk dan berbicara kosong tapi tak jarang juga deal-deal bisnis dapat diselesaikan di sana. Bagi kalangan berpunya, tentu tidak masalah untuk merogoh kocek untuk sekali minum di kedai kopi berskala international itu. Kata orang, kalau ngopi di Starbuck itu mahal karena membeli tempat, suasana, dan tentunya membeli lifestyle. 

Tidak jauh dari situ, di depan mall tempat para penunggu bis, ojek online, bahkan karyawan mall juga menikmati secangkir kopi susu yang tidak kalah nikmatnya dari “gerai kopi sepeda” milik para tukang kopi jalanan. Bermodal air panas dalam thermos, gelas plastik, dan berbagai merek kopi sachet, mampu juga membawa kebahagian bagi setiap penikmatnya. Tentu mereka tidak bicara bisnis, mereka hanya ingin beristirahat sambil memikirkan makan apa besok, bagaimana merubah hidup mereka sambil memandangi mobil mewah yang lalu lalang di depan mereka. Sudah barang tentu, kopi susu yang di sruput sama enaknya. 

Tidak peduli apapun jabatannya, pilihan cara dan jenis juga alasan meminumnya, kopi akan selalu menjadi bagian dari kehidupan kita semua.

– Aro

Gerai Kopi Sepedapun tetap berjaya dan mampu bertahan hidup melawan keperkasaan Starbuck di dalam mall. Pejaja kopi jalanan ada untuk mereka yang tidak mampu minum kopi seharga lima puluh ribu secangkir. Kata orangpula, rezeki tidak akan kemana dan salah.

Bagaimanapun pilihan cara dan alasan orang Indonesia meminum kopi, ia selalu menjadi minuman favorite bagi sebagian banyak orang Indonesia.

Tentunya juga, walaupun begitu banyak penikmat kopi, di dunia yang lain ada juga yang tidak suka kopi dengan berbagai alasan. Mereka akan memandang dengan penasaran dan penuh tanya, apa sih enaknya ngopi? Pahit, bikin kembung, mules, maag kambuh, dan masih banyak alasan lain yang disampaikan para hater kopi itu. Memang setiap makanan atau minimun itu soal selera, setiap orang boleh menentukan seleranya masing masing. Tidak ada yang salah dengan itu. Hanya saja ditulisan ini, aku hanya ingin mengatakan bahwa di dalam blog ini nanti aku akan memulai menulis tentang kopi. Aku sudah hampir 6 tahun ini mendalami kopi dan rasanya ingin juga mensharingkan ilmu yang aku dapatkan kepada teman teman agar juga dapat mengenal dengan lebih dalam lagi dunia perkopian di Indonesia. Tidak kenal maka tidak sayang begitu kata orang. Maka ada baiknya aku memulai untuk menulis terkait kopi.

Selamat menikmati tulisan tulisanku selanjutnya terkait kopi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.