Kebaikan Kecil Setiap Hari

Melamun by ARO
Melamun by ARO

Kata orang bijaksana yang namanya berbuat baik itu harus dilakukan setiap waktu tanpa mengenal waktu dan tempat. Karena katanya juga, tidak setiap waktu manusia akan mendapatkan kesempatan untuk berbuat baik kepada orang lain. 

Malah malah, manusia lebih sering dihadapkan kepada kesempatan untuk berbuat tidak baik dan sialnya manusia sering tergoda untuk melakukannya dengan sukses.

Coba deh renungkan, kira kira mana yang lebih banyak, apakah kesempatan baik atau tidak baik yang selalu lewat dalam kehidupan kita setiap harinya.

 ****

Padahal berbuat baik itu tidak perlu yang muluk muluk dan besar besar, tapi bisa dari hal hal yang kecil dan tidak terlihat oleh orang lain. Tidak perlulah sampai ikut ikut ngeruk kali Jakarta yang sudah berwarna hitam untuk bisa dibilang orang baik. Tidak perlu juga mendadak menampung semua orang miskin di rumah dan memberinya makan. atau juga jagain jalur transjakarta  dari mobil yang masuk ke sana. Yang kecil kecil seperti menolong nenek nenek menyebrang jalan juga sudah cukup lumayan ok kok. Atau sekedar tidak meludah sembarangan. 

Kalau dipikir –pikir masih banyak sekali perbuatan baik yang bisa dilakukan. Tapi coba ingat ingat, sepanjang hari ini sudah berapa banyak perbuatan baik yang sempat dilakukan. Buat aku menyebutkan satu perbuatan baik saja bukanlah pekerjaan mudah. ☺  Ya itu, karena memang susah sekali mendapatkan kesempatan untuk berbuat baik itu.

Bisa karena ada kesempatan tapi tidak punya waktu, bisa juga punya waktu tapi tidak ada kesempatan, atau malah tidak kedua duanya, atau jangan jangan malah tidak punya niat untuk berbuat baik sama sekali.  Pada prakteknya berbuat baik itu sulit sekali. 

Mau bukti.

****

Beberapa waktu lalu di salah satu toko buku, tidak ada angin tidak ada badai atau gempa, tiba tiba sejumlah buku berjatuhan ke lantai. Karena buku yang jatuh lebih dari satu, maka bunyi yang dihasilkan cukup keras dan memecahkan kesunyian khas toko buku bermerek nama jepang ini. 

Yang sangat mengesankan saya, dari sekian banyak orang yang melihat buku itu jatuh, tidak ada satu orangpun yang berniat untuk mengembalikannya ke tempat semula. Termasuk orang orang yang berdiri paling dekat dengan lokasi kejadian itu.  Mereka cenderung cuek dan melanjutkan kembali membaca bukunya. 

Aku langsung berpikir dan bertanya. Ada apa ya? Kok mereka itu begitu tidak peduli dengan buku buku yang jatuh ke lantai itu? Kenapa tidak ada satu orangpun yang berniat untuk mengembalikannya? Atau jangan jangan mereka saling tunggu tungguan  hingga akhirnya tidak ada yang memulai? Atau mungkin mereka semua malu kalau nanti dibilang orang yang sok baik? Atau jangan jangan mereka menganggap nanti ada petugas yang mengambilkannya? Atau mungkin membantu mengembalikan buku seperti itu dianggap pekerjaan hina? Atau masih banyak atau atau yang lain yang bisa teman teman juga ikut pikirkan. 

Intinya aku bertanya kenapa kok begitu berat mengembalikan buku yang jatuh itu ke tempat semula.

Padahal, kalau ada bule disana, aku berani jamin tanpa pikir pikir lama buku buku tersebut sudah kembali ke tempat semula dengan baik. Ini bukan mau membandingkan dengan bule, tapi sudah aku sering lihat dengan mata kepala sendiri, kalau ada kejadian seperti ini bule memiliki kecenderungan lebih proaktif.

Kenapa ya orang kita tuh cenderung malas untuk berbuat baik untuk hal hal kecil seperti itu? Seperti buang sampah pada tempatnya, itu kan baik, tapi kalau tempat sampahnya jauh, sampah pasti dibuang sembarangan deh. Sedih kan.

Aku tidak tahu bagaimana cara cara teman memanfaatkan setiap kesempatan untuk berbuat baik. Tapi menurut saya, membantu mengembalikan buku yang jatuh ketempatnya adalah satu dari sekian juta kesempatan yang mungkin bisa kita temukan untuk berbuat baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s