Berkomentar Akhirnya Masuk Penjara

Monorail And Sentosa Island by ARO
Monorail And Sentosa Island by ARO

Dunia internet adalah dunia kebebasan, semua bebas dilakukan tanpa aturan yang jelas. Mau ngomong seenak dijidatnya sendiri ya boleh, toh tidak ada yang melarang. Mau menjelek jelekan orang juga boleh, karena jarang sekali yang akhirnya dijebloskan ke penjara karenanya. Bahkan kalau mau melakukan penipuan penipuan juga boleh. Pokoknya, dunia internet semuanya boleh. 

Walaupun semuanya boleh, tapi ternyata tidak semua orang juga yang  mau ugal ugalan di internet. Tidak semua orang juga, yang mau ngomong seenaknya di internet. Masih banyak juga yang berbicara sopan dan sesuai tata krama. Bahkan tidak kurang banyak juga yang memanfaatkan internet untuk kebaikan. 

Intinya sama sajalah seperti di dunia nyata, ada yang berdiri di sisi yang positif adapula yang berdiri di sisi negatif, yang sebenarnya semua itu saling melengkapi satu sama lain. Karena tanpa sisi positif, maka internet juga akan kehilangan warnanya, apalagi kalau tanpa sisi negatif ya. ☺

Tentunya segala sesuatu yang dilakukan di internet merupakan pilihan dan menjadi tanggung jawab masing masing individu, termasuk berkomentar. 

****

Sejak terpilihnya Jokowi dan Ahok sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, pemberitaan mengenai sepak terjang mereka sungguh luar biasa banyaknya. Sejujurnya, memang baru kali ini ada pemimpin yang diliput sedemikiannya.

Sampai sampai aku berpikir, masih sih dari sekian banyak gubernur di Indonesia tidak ada satu orangpun yang layak diliput seperti itu.

Padahal Walikota Surabaya juga tidak kalah luar biasa kinerjanya, tapi ya begitu, tidak pernah kita mendengar pemberitaan mengenai sepak terjangnya. Padahal, kalau kita tanya rakyat Surabaya pasti banyak juga yang terkesan dengan hasil usaha dari Ibu Walikota satu ini.

Tapi begitulah, Negara kita ini, kalau pemberitaannya berimbang pasti ada yang aneh.

****

Sejak aku rajin membaca artikel artikel mengenai Jokowi dan Ahok, aku juga mengamati komentar komentar orang orang pada artikel artikel tersebut. Aku merasakan ketimpangan dan terkesan komentar komentar yang diberikan begitu mengagung agungkan sosok Jokowi dan Ahok. 

Seolah olah, sosok Jokowi dan Ahok itu tidak pernah salah. Bahkan kalau kita membaca komentar komentar yang diberikan para fanboysnya, rasanya seperti sudah terjadi pengkultusan terhadap kedua tokoh ini. 

Tidak jarang juga, kalau ada teman teman yang mencoba memberikan komentar negatif tentang mereka, pasti akan ada komentar counterpart yang tajam untuk menenggelamkan semua komentar negatif mengenai mereka.

Hujat menghujat, sering sekali terjadi pada artikel yang membahas  mengenai Jokowi dan Ahok.

Ngomong seenak udelnya sendiri ketika memberikan komentar komentar seolah olah, orang yang dikomentari seperti itu tidak dapat merasakan sakit hati atau tersinggung. 

Berkomentar boleh boleh saja, bahkan baik banget bisa mengungkapkan pendapat. Tapi tata krama dan kesopanan pada saat memberikan komentar juga perlu diperhatikan. Apalagi kalau sudah menyerepet isu isu SARA yang akan memicu hal hal yang tidak baik.

Setelah aku perhatikan juga, ternyata komentar komentar yang tidak karuan itu, tidak terjadi di Indonesia saja, tapi banyak juga website website di luar negeri juga sama saja. 

Masa artikel yang  ditulis dengan tujuan baik, tapi diwarnai dengan komentar komentar yang tidak baik. Rasanya kok aneh ya?

Nah, apakah teman teman sering menemukan apa yang satu tulis diatas?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s