Antara Gosok Gigi, Industri Pasta Gigi, dan Dokter

Duduk Melamun by ARO
Duduk Melamun by ARO

Yuk ngomongin kebiasaan menyikat gigi. Nah, kalau yang tertulis pada bungkus pasta gigi, produsen selalu menganjurkan agar menyikat gigi sehari dua kali. Satu kali di pagi hari dan satu kali lagi malam hari sebelum tidur. Begitukan?

Kalau menurut logika, anjuran menyikat gigi dua kali sehari bisa dibilang baik banget dan kemungkinan besar juga akan bermanfaat bagi kesehatan gigi. Apalagi kebiasaan baik itu juga sudah direkomendasikan oleh dokter gigi, ya minimal dokter gigi yang biasa aku kunjungi.

Walaupun aku sudah melihat sisi positifnya dari menyikat gigi dua kali sehari, sejujurnya aku masih merasa kalau itu hanyalah bagian dari strategi marketing para produsen pasta gigi. 

Anjuran bergosok gigi dua kali sehari adalah bagian dari strategi peningkatan jumlah pemakaian pasta gigi pada tingkat rumah tangga. Yang nantinya secara otomatis juga akan meningkatkan penjualan pasta gigi mereka.

Nah, bisa dibayangkan kalau nanti jualan para produsen itu lagi kendor, maka akan ada slogan marketing yang baru dengan bunyi kira kira seperti ini :

 “Gosok gigilah lebih sering, terutama habis makan agar gigi anda tetap bersih dan sehat.”

Coba hitung berapa kali kita harus sikat gigi kalau sudah begitu?

Pertanyaannya apakah teman teman percaya, kalau rajin sikat gigi maka kesehatan gigi anda langsung terjamin. Kalau aku sih tidak percaya? Kalau rajin sikat gigi terus mulut itu baunya berkurang mungkin iya, tapi kalau mencegah pembusukan gigi aku meragukan. 

Malah menurut hasil research kecil kecilan aku, orang yang sikat gigi satu kali sehari, lebih jarang terkena masalah gigi dibandingkan dengan orang yang sikat giginya dua kali sekali. Kesimpulan, mereka yang lebih rajin sikat gigi mereka pulalah yang sering menghadap dokter gigi.

Ayo tidak percaya, silakan tanya sendiri teman-teman dekat anda.

****

Ngomong ngomong soal gosok gigi.

Kemarin ketika aku hendak pulang dari kantor. Aku bertemu dengan salah seorang rekan kerja di toilet. Dia membawa sikat gigi plus odolnya. Melihat gelagat aneh itu, aku pun bertanya.

“Mas, ngapain sikat gigi sore sore begini? Mau tidur?”

Mendengar pertanyaan itu, aku cuma disenyumin saja. Dan Ia tetap melanjutkan sikat giginya. 

Karena aku memang orangnya super Kepo jadi teteplah aku kejar dengan pertanyaan lain plus tuduhan tuduhan guyonan agar dia mau membuka mulutnya.

“Ayo, mau kemana sore sore sikat gigi? Ingat anak istri di rumah.” Dengan lirikan mata nakal memberi kesan negatif dari pertanyaan aku itu.

Ternyata berhasil juga pancingan aku, dan Ia pun menjawab.

‘Mau ke dokter, mau tambal gigi”

‘Ngapain pakai sikat gigi segala, kalau mau ke dokter gigi”

Diapun menjawab bijaksana.

 “Sudah seharian makan, kan banyak terselip makanan dan mulut juga jadi bau. malu dong nanti sama dokter gigi.”

Akupun mengangguk angguk tanda setuju sambil meninggalkanya sendirian.

****

Bener juga tuh teman aku mikirnya ya. 

Walaupun dokter gigi kerjaan tiap harinya berurusan dengan masalah mulut yang juga otomatis mencium beragam macam bau mulut pasiennya.

Bukan berarti kita kalau mau ke dokter gigi tidak harus menggosok gigi terlebih dahulu. Datang ke dokter gigi dengan mulut segar dan fresh kelihatannya diperlukan. 

Selain akan membantu dokter dalam proses pemeriksaan mulut kita, karena baunya sudah lebih fresh. Tentunya juga baik buat diri kita sendiri, dimana secara tidak langsung akan menambah rasa percaya diri ketika membuka mulut dihadapan dokter gigi. Apalagi kalau dokter giginya cantik. Akungkan kalau tidak percaya diri gara gara mulut kita bau naga. ☺ 

Nah, sekarang aku mau tanya? Berapa banyak dari kita  yang sikat gigi terlebih dahulu sebelum ke dokter, seperti yang dilakukan oleh teman aku itu?

Kalau Anda orang baik, sebaiknya gosok diri dulu sebelum ke dokter gigi. Karena orang baik itu menghormati orang lain, dan gosok gigi adalah salah satu cara menghormati orang lain. ☺

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s