Peraturan Keselamatan Pesawat Perlukah Dipatuhi?

bercocok tanam by ARO
bercocok tanam by ARO

Setelah seminggu berjuang dengan sakit dan was was tidak jadi berangkat. Sekarang, aku sudah di dalam pesawat Cathay Pasific menuju Hong kong. 

Belum pernah aku sedeg-degkan ini naik pesawat. Bukan karena aku takut kalau pesawat ini akan kenapa napa, tapi sejujurnya aku masih meragukan kondisi kesehatan aku yang belum sepenuhnya fit. Aku takut sekali, kalau nanti malam ketika sendirian, tiba tiba demam itu datang kembali menyerbu badan aku. Kemudian aku harus merepotkan orang lain, dan menggagalkan semua aktifitas yang sudah direncanakan. ☹

Di dalam pesawat, aku terus panjatkan doa agar diberikan kesehatan selama perjalanan dan dapat pulang dalam kondisi yang baik.

****

No Turning Back…. Maju terus, apalagi sudah terlanjur di dalam pesawat yang sebentar lagi akan take off. 

Pada saat kondisi hati sudah sedikit tenangan, aku mulai memperhatikan fasilitas salah satu pesawat milik maskapai terbaik dunia ini. Ternyata not bad juga. Ada televisi touch screen di masing masing kursinya. 

Tahu tidak teman… Pada saat aku melihat televisi itu, terlintas dengan jelas muka orang orang yang sering mereview film film ditonton di atas pesawat. Aku langsung sadar, ternyata hebat juga kekuataan sebuah tulisan di blog itu.  Jadi jangan dikira tulisan yang kita buat tidak ada yang baca dan tidak ada yang memperhatian. Sesederhana apapun tulisan kita, selama itu original, aku kok jadi yakin pasti akan ada yang nempel di hati pembacanya.

Aku akhirnya menonton film life of Pi yang sudah aku baca novelnya bertahun tahun yang lalu.  Jangan suruh aku review film itu, karena aku tidak bisa membedakan mana film yang bagus dan tidak. Aku taunya kalau film itu cuma  bagus atau bagus sekali. ☺

****

Di saat semua penumpang mulai tenang duduk dengan seat belt yang terpasang, tiba tiba, terlihat seorang lelaki setengah baya berjalan ke toilet sambil dikejar-kejar dan diteriakin oleh pramugari agar duduk.

Dunia ini memang banyak orang aneh. Masa mengikuti perintah untuk keselamatan sendiri saja tidak mau, kan aneh ya. 

Aku tahu mungkin beliau sudah sering naik pesawat, sehingga memandang remeh seluruh aturan keselamatan di dalamnya. Tapi menurut aku, walaupun begitu, bukan berarti kita terus merasa takabur dan meremehkan semuanya. Jangan sampai ada kejadian menimpa dulu, baru kita sadar dan woro woro ke semua orang akan kebeneran itu. 

Aku tuh juga yakin, kalau aturan yang dibuat dan diwanti wanti ke penumpang berulang ulang itu pasti benar benar akan terjadi jika tidak dipatuhi. 

Maka ada baiknya, patuhilah, toh, hanya sebentar. Apalagi itu juga bisa menyelamatkan diri sendiri dan seluruh penumpang pesawat lainya.

Apakah teman temen pengalaman serupa ketika naik pesawat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s