Milik Siapakah Tanda Tangan Pada Uang Kertas di Republik Ini?

Tatap Aku by ARO
Tatap Aku by ARO

Iseng iseng sambil menunggu bensin terisi penuh, aku perhatikan uang kertas yang ada di tangan dengan lebih seksama.

Dan bertanya, ‘kenapa orang-orang tergila-gila dengan kertas seperti ini?’ 

No… No… No… bukan itu pertanyaannya. ☺

Tapi memang ada sesuatu yang mengganggu ketika perhatian aku jatuh pada satu bagian dari uang kertas milik Republik tercinta ini. Karena penasaran, aku coba mengambil uang kertas lainnya untuk membandingkannya. 

Penasaran dengan apa yang aku lihat?

Sekarang coba teman-teman keluarkan uang kertas dari dompet atau kantong celana. Terus cari bagian yang ada tanda tangan dewan gubernurnya, dan perhatikan dengan seksama bagian itu.  Ada yang kurang? 

Bagi yang tidak tahu apa kekurangannya, aku mau tanya, apakah teman tahu tanda tangan siapa yang dibubuhkan di sana? 

Pasti semua akan menjawab, ‘Ya, tentunya Dewan Gubernur yang diwakili oleh Gubernur dan Deputi Gubernur Bank Indonesia.’ 

Iya, tapi siapa namanya? 

Apakah kita sebagai pengguna, diharapkan tahu hanya dengan melihat tanda tangan itu? Apakah memang mereka itu sudah sampai segitu terkenalnya kah, sampai sampai dengan melihat tanda tangannya saja kita bisa tahu namanya? 

Aku tidak tahu apakah ada orang yang keranjinan menghafalkan tanda tangan seseorang, kecuali jika mereka berniat memalsukannya.

Aku memang tidak membantah kalau mereka-mereka yang sekarang memegang jabatan Dewan Gubernur Bank Indonesia adalah orang yang terkenal. Tapi masa sih rakyat disuruh tahu namanya hanya dengan melihat tanda tangannya saja. Ga mungkin kan? 

Dugaan aku sementara mungkin karena alasan kepraktisan saja sehingga Bank Indonesia tidak mencantumkan nama Dewan Gubernurnya.

Tapi menurut aku janganlah jadi sok terkenal gitu dan mengharapkan orang akan mengenali nama dengan hanya melihat tanda tangan saja. 

Sedangkan, gambar pahlawan pada uang kertas saja diberi keterangan nama, padahalkan harusnya pahlawan jauh lebih terkenal ya? ☺

Sudahlah terserah saja….

****

Dan gara gara urusan tanda tangan tanpa nama pada uang kertas tadi, aku jadi berkaca pada diri sendiri.

Apakah aku juga sudah mencantumkan nama aku pada setiap formulir-formulir yang aku bubuhkan tanda tangan? Baik itu untuk keperluan kantor atau keperluan pribadi aku lainnya. 

Atau jangan jangan aku juga sudah menjadi manusia yang sok terkenal dan mengasumsikan bahwa si penerima formulir akan tahu, kalau itu aku dengan hanya melihat tanda tangannya saja.

Kalau aku boleh tanya apakah teman selalu membubuhkan nama setelah melakukan tanda tangan? Pastinya sudah dong ya… ☺

Kecuali bagi yang merasa tanda tangannya sudah terkenal seperti dewan gubernur itu, mungkin tidak perlu lagi untuk mencantumkan nama setelah tanda tangan.

Ok ya, mari berkaca pada diri masing masing ya…. 

By the way… siapa sih nama Gubernur dan Deputi Gubernur yang tanda tangan pada uang kertas kita sekarang ya? 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s