Cable Car Ngong Ping 360

Fortune - Ngong Ping
Fortune – Ngong Ping by ARO

Siapa yang takut ketinggian? Kalau sampai ada yang mengajukan pertanyaan itu, aku adalah orang pertama yang akan mengacungkan tangan. Kalau sudah ngomongin hal yang berhubungan dengan menek menek (naik naik) pasti aku adalah orang yang paling bermasalah dengan itu. Bahkan untuk menghindari efeknya ke badan, seperti kaki lemas dan jantung berdebar kencang, aku pasti punya seribu macam alasan untuk menghindar dari kegiatan yang berhubungan dengan ketinggian itu.

Jikalau suatu waktu teman-teman berkesempatan naik bianglala dengan aku dan di atas sana nanti kalian memutar mutar bianglala itu. Maka dirimu adalah orang pertama yang beruntung karena bakal aku damprat.

Nah, kemarin ketika di Hong Kong, disanakan ada tempat wisata yang bernama Big Budha. Dan untuk menuju kesana, aku harus naik cable car Ngong Ping 360 (gondola). Ketika pertama kali aku mendarat di Hong Kong, lokasi wisata itulah yang pertama kali aku lihat. Karena memang ternyata dekat sekali dengan hotel tempat aku menginap. Detik melihat kereta cable itu, detik itu juga aku berdoa agar selama di Hong Kong tidak ada satu orangpun yang nekat mengajak naik ke atas sana.

****

Untungnya, selama beberapa hari cuaca Hong Kong berawan dan hujan, sehingga Ngong Ping tertutup kabut.  Sialnya, setiap hari boss aku selalu menanyakan kondisi cuaca, karena kelihatannya beliau begitu minat untuk ke atas. Dan setiap kali itupun aku selalu berdoa agar Tuhan selalu memberi awan mendung. Hebatnya, Tuhan selalu mengabulkan doa aku, dan setiap kali pertanyaan itu diajukan, awan diatas sana selalu mendung. Jadilah kita selalu gagal naik ke atas.

Tuhan itu memang selalu mengabulkan doa kita. hanya saja kalau minta dalam doa itu yang lengkap. Jangan seperti aku cuma minta cuaca mendung aja. Jadi deh, entah kenapa, tiba tiba boss aku memutuskan untuk mengunjungi Big Budha tanpa peduli kondisi cuacanya. Dalam hati aku langsung bilang… mate… nih. Jadi deh, aku naik cable car yang super duper tinggi itu. Sudah begitu boss aku pesen cable car yang transparan lantainya. Bener bener sampai lemes kaki aku.

****

Di dalam cable car tranparan itu, totally aku cuma duduk manis tenang  sambil berusaha meminimalasi gerakan-gerakan yang tidak perlu. Pemandangan yang indah hanya bisa dinikmati dengan lirikan mata aja. Kalau sampe nekat nengok itu juga cuma bisa sebentar aja. Pastikan tidak melihat ke lantai tempat kaki berpijak, Pandangan lurus ke depan dan berdoa agar cepat sampai lokasi tujuan. Lemes banget kaki aku diatas sana. Mau tahu rasanya, tidak bisa menikmati pemandangan indah,  Jadilah orang yang takut tinggi terus naiklah cable car Ngong Ping.

Cuacanya mendung dengan kabut yang banyak hingga jarak pandang menjadi sangat pendek. Sialnya lagi ketika hendak sampai ke lokasi tujuan, tiba tiba angin kencang berhembus, dan cable car yang dinaiki berayun kencang sekali. Doa aku pun semakin kencang dibacakan….

Satu hal lagi, kalau mau jadi orang yang dekat sama Tuhan, jadilah penakut tinggi terus naik ngong ping 360.

Sesampainya diatas, ternyata tempat itu memang indah sekali. Big Budhanya benar benar besar.  Di sana ada perkampungan kecil diatas gunung yang tertata dengan rapih. Indah sekali. Semoga bisa bermain ke sini lagi.. Yakin….lo..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s