Menikmati Secangkir Kopi, Itu Mudah

senyum kebahagian
Senyum Kebahagian by ARO

Kopi. Ketika menuliskan kata kopi, sudah bisa aku bayangkan sensasi harumnya ketika air mendidih memenuhi gelas berisi bubuk kopi. Aroma yang khas tanpa perlu ada satu orangpun yang akan menyangsikan kalau itu berasal dari kopi.

Harum kopi sejatinya sudah tidak asing lagi. Di sisi lain, masih banyak hal yang belum diketahui oleh banyak orang tentang kopi. Seperti macam jenis kopi, mengapa sampai begitu banyak nama kopi di dunia ini, perbedaan rasa diantara jenis kopi kopi itu, dan bagaimana cara membedakan semua ragam kopi itu.

Pada dasarnya kopi itu tidak rumit, seperti layaknya kehidupan, walaupun mudah untuk dijalani, ya tapi ada saja ulah manusia yang membuat semuanya menjadi benar benar rumit dan terdengar sulit.

Kopi yang tadinya begitu sederhana. Sekarang menjadi begitu ngejelimet. Dulu menyeduh kopi hanya sesederhana menuangkan air panas ke atas bubuk kopi. Sekarang orang sudah mulai memilih apakah kopi yang akan diminumnya itu kopi Robusta atau Arabica. Ditambah lagi, sekarang sudah mulai muncul trend meninum kopi hasil kerja keras perut binatang yang bernama luwak, yang notabene rasanya seperti amis pipis daripada kopi. Tapi karena sudah terlanjur dibeli dan gengsi, plus tidak mengerti dan supaya tidak malu dan terlihat pengalaman maka keluar kata kata seperti “Memang nikmat kopi ini”dengan ekpresi muka yang sama sekali tidak mencerminkan itu.

Belum lagi kalau membicarakan gelas yang digunakan untuk menyajikan kopi yang sekarang sudah banyak ragam dan macamnya. Aturan penggunaan gelas buat kopi hitam berbeda dengan cappuccino, mungkin membahasnya saja diperlukan beberapa semester untuk memahaminya.

Pokoknya benar deh, minum kopi sudah menjadi lebih rumit.

****

Aku dulu memang sempat mempelajari hal hal yang terkait dengan kopi dan juga pernah menjadi orang yang merisaukan semua hal yang aku jelaskan diatas tadi.

Sepanjang berjalannya waktu dan aku pikir pikir lagi, rasanya tidak perlulah aku berumit rumit hanya untuk menikmati secangkir kopi.

Menikmati cita rasa secangkir kopi tidak perlu dengan biji kopi pilihan ataupun cara pengolahan yang rumit rumit itu tadi.  Tapi semudah membuka bungkus kopi sachet dan menyeduhkannya dengan air panas, bila selera bisa ditambahkan gula. Dan tidak perlulah kita tahu jenis kopi yang sedang ada di hadapan kita.

Yang menentukan nikmat atau tidaknya secangkir kopi itu sebenarnya adalah situasi hati. Kalau hidup sedang pahit, maka rasa kopi yang mahal sekalipun akan terasa amat pahit. Tapi kalau hati sedang bahagia, apapun jenis kopi yang diminum pasti terasa nikmat.  Apalagi kalau ada teman yang menemani sebagai tempat untuk berbagi rasa rasa bahagia itu.  Serasa lengkaplah dunia ini.

Coba saja lihat iklan iklan kopi, semua menawarkan kebersamaan bukan menekankan pada jenis kopi yang ditawarkan. Jadi enak tidaknya kopi yang kita minum semua tergantung dari suasana hati kita.

Apalagi kalau ada teman yang berbaik hati untuk menyediakan kopi itu untuk kita. J

Jadi minum kopi tidak perlu mahal yang penting adalah suasana hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s