Ciri Ciri Orang Kaya Raya

Giorgio Armani
Menanjaki Giorgio Armani by ARO

Tulisan kali ini aku sengaja tulis untuk memprovokasi para kaum adam khususnya yang sudah menjadi suami. Dan sejujurnya juga, kalau pemikiranku kali ini hanya untuk lucu lucuan saja dan sering aku pakai sebagai bahan pembicaraan sekaligus gurauan dengan teman teman di waktu makan siang.

Semoga saja tidak ada orang yang tersinggung karenanya.

Mari kita mulai.

Sebelum memulai, aku mau bertanya terlebih dahulu, “apakah definisi orang kaya secara finansial menurut Anda?  Ingat secara finansial ya…!

Pasti ada yang menyebutkan ciri ciri orang kaya adalah punya rumah banyak, mobil banyak, mau beli apa saja tinggal bilang, mau makan apa saja tidak perlu pusing, punya tabungan yang tidak habis untuk tujuh turunan, dan lain sebagainya. Ditambah syarat kalau semua itu harus didukung dengan kepribadiannya juga, artinya semua yang dimiliki adalah milik pribadi.

Terlalu mudah untuk kita menyebutkan semua ciri cirinya orang kaya itu, karena kebanyakan dari kita memang senang kalau berkhayal jadi orang kaya seperti itu.

****

Menjadi kaya secara finansial akan selalu menjadi harapan dan idaman setiap manusia yang hidup. Siapa sih yang mau hidup susah? Tidak ada bukan. Surga belum tentu dapat, mengingat kita semua adalah orang berdosa. Kalau surga sulit diraih lalu janganlah hidup di dunia juga ikut ikutan susah.

Pasti semua orang ingin hidup bahagia dan berlimpah harta. Walaupun kaya harta tidak selalu berkorelasi dengan kebahagiaan, tapi persepsi orang kaya lebih bahagia dari orang miskin, sudah melekat di otak setiap orang.

Kalau kalian setuju dengan definisi kaya finansial seperti aku sebutkan di atas, maka kalian tidak salah.

****

Sedangkan buat aku definisi orang kaya secara finansial adalah orang (suami) yang sudah mampu merumahkan istrinya. Artinya, kalau seorang suami sudah mampu membiayai kebutuhan hidup istri dan anaknya, sehingga seorang istri tidak perlu lagi cape-cape mencari nafkah tambahan buat keluarga, maka pantaslah ia disebut sebagai salah satu orang kaya secara finansial.

Kok begitu? Ya memang begitu. Tidak percaya?

Sekarang kalian lihat orang yang kaya raya yang ada di sekitar kalian, apakah istri-istri mereka bekerja?

Dapat dipastikan istri-istri orang kaya itu tidak bekerja, melainkan hanya memikirkan bagaimana caranya menghabiskan uang suaminya.

Oleh sebab itu, kesimpulan yang dapat di tarik dari contoh di atas , adalah bahwa ciri ciri orang kaya adalah kalau istrinya sudah di rumah dan tidak bekerja lagi.

Sudahkah istri kalian di rumah?

Kalau belum maka kalian tidak lebih kaya dari tukang becak yang istrinya di rumah. Walaupun istri tukang becak ini kesehariannya hanya menghabiskan uang suaminya yang hanya cukup untuk membeli tempe dan tahu.

Berdasarkan definisi itu, buat suami suami yang merasa sudah punya rumah, mobil, tanah, deposito dan uang tujuh buat tujuh turunan tetapi masih membiarkan istrinya bekerja, maka tergolong dalam kategori miskin dalam definisi yang aku buat ini, a.k.a kere.

Sudahkah kalian tergolong orang orang kaya? Aku kembalikan semuanya kepada kalian semua.

***

Lalu mau tahu definisi kaya raya? Kaya raya adalah ketika suami dan istri ada di rumah tidak bekerja dengan orang lain lagi.

Ciri-ciri tingkah lakunya adalah jam 10 masih sarungan ngopi di depan teras rumah. Lalu jam 3, bersiul di depan kandang burung kesayangan. Sore sore ngopi di coffee ternama dengan istri di saat semua orang bekerja.

Itu dia ciri ciri orang kaya raya, menurut aku. Merasa keberatan silakan berikan pendapatmu dibawah ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s