Kebahagian Hadir Ketika Banjir Melanda

Banjir Jelambar 2013
Banjir Jelambar 2013 by ARO

Banjir adalah peristiwa yang menyedihkan. Coba tanyakan rasa itu kepada orang yang sudah pernah mengalaminya? Rasa sedih dan kaget ketika tiba tiba rumahnya dipenuhi air tanpa bisa berbuat apa apa lagi. Barang barang lenyap seketika itu juga.

Akan tetapi, bagaimana dengan pikiran teman teman yang sudah bertahun-tahun dan berulang kali kebanjiran? Masih akan bersedihkah mereka dengan kejadian banjir yang menimpanya? Dan masih perlu bersimpatikan kita terhadap mereka?

Siapapun dia, sekuat-kuatnya dan terbiasanya seorang manusia,  pasti akan sedih ketika mengalami musibah. Karena itu sudah sepantasnya bagi kita yang tidak terkena bencana untuk ikut bersimpati.

Dan buat yang terkena musibah, saran orang bijak senantiasa mengingatkan kita untuk tidak berlarut-larut dalam kesedihan. Karena dengan terus meratapi kesedihan, kita tidak akan pernah mau move onkata anak anak jaman now.

 Begitulah yang aku selalu lihat, dari berkali kali mengunjugi dan membantu para korban banjir di Jakarta. Ketika Tuhan memberikan kesempatanku untuk sedikit berbuat, dan disela sela itu juga aku dipertontonkanmanusia setengah dewayang memilih untuk tidak terus terusan berlarut dalam kesedihan.

Berikut adalah sekelumit gambaran aktifitas manusia yang masih bisa berbahagia di tengah tengah musibah banjir yang menimpanya.

Anak anak berenang di kolam renang dadakan.

Orang tua tak mungkin kuasa menahan keinginan anaknya yang polos untuk mencicipi ‘kolam renang’ yang sekarang tiba tiba tersedia di depan rumahnya. Anak anak terlihat bersuka cita berenang di air yang mendekati warna hitam itu. Berenang dalam artian berenang seperti layaknya di dalam kolam renang. Tak ada raut kesedihan tergambar pada muka mereka. Dengan mata yang sudah merah, mereka masih bisa mengumbar senyum sumeringah kepada setiap orang yang melihatnya. Buat mereka, banjir adalah waktunya bermain.

Orang tua bermain perahu karet bersama anaknya

Bagi beberapa keluarga keberadaan perahu karet sifatnya wajib. Setelah 3 hari rumah didera banjir, perahu karet bisa dipakai sebagai alat untuk menghibur anak anak yang sudah bosan karena tidak keluar rumah.

Hanya butuh satu orang tua saja yang memulai, dan kemudian secara otomatis akan membangkitkan rengekan anak anak lainnya untuk memohon kepada orang tuanya masing masing agar bisa ikut bermain di danau buatandepan rumah mereka.

Orang tua yang selama ini sibuk mencari uang kadang lupa bermain bersama anaknya, sekarang terlihat menikmati aktifitas barunya ini. Mereka begitu gembira dalam kebersamaan yang selama ini mungkin hilang. Kebahagian mereka akan bertambah ketika ada truk-truk pengangkut bahan bantuan melintas, yang kemudian akan membuat perahu yang ditumpanginya terombang ambing layaknya di wahana waterboom.

Duduk-duduk bersama di teras atas rumah

Kegiatan duduk duduk di teras rumah dan bercengkrama bersama anggota keluarga adalah hal langka jika kondisi sedang normal. Dengan kehadiran banjir di depan rumah, tiba tiba saja ada acara parade dalam air seperti layaknya 17 belasan yang mempertontonkan orang yang lalu lalang dengan berbagai media transportasi, seperti gerobak, becak, dan perahu karet.  Semua itu bisa menjadi bahan pembicaraan yang tidak habis habisnya diantara mereka. Seolah-olah banjir sudah memberikan banyak sekali topik pembicaraan untuk mereka perbincangkan.

Begitulah sekelumit gambaran yang aku bisa ‘capture’dan ceritakan disini.

Tulisan ini dibuat bukan untuk bersenang senang di atas penderitaan orang lain. Tapi aku hanya mencoba melihat dari perspektif lain agar bisa membuat diri ini tetap optimis dalam menghadapi musibah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s