5 Kiat Memulai Menulis dan Blogging Lagi

ANAK NAIK KOPAJA
Sampai jumpa kembali by ARO

Aku mulai menulis lagi. Setelah 5 (lima) tahun mundur diri dari dunia digital dan internet, terhenti pula semua kegiatan tulis menulis dan juga blogging. 

Akupun menyadari aku tidak akan bisa menghindar dari dunia digital ini.  Sebenci-bencinya aku dengan dunia digital, itulah kenyataan hari ini, kita berkomunikasi dan berinteraksi dengan cara digital. Maka menyampaikan pemikiranpun akan menjadi efektif jika kita menggunakan media digital.  Dengan alasan inilah, akhirnya aku kembali menetapkan langkah untuk masuk kembali ke dunia digital dengan pola pikir yang baru dan tujuan yang lebih baik.

Kenapa harus mulai lagi dengan ngeblog, ketika semua orang menjadi youtuber? Ketika kebanyakan orang lebih suka menjadi penonton dari pada pembaca. Dan ketika menulis lebih sulit daripada berbicara. 

Semua itu benar. Aku adalah tipe manusia auditori dan visual, memiliki kemampuan belajar dari mendengar dan melihat. Dan karena itu juga, aku tuh orang yang pintar menjelaskan secara verbal dan lebih mudah menyakinkan orang dengan cara berbicara face to face daripada dengan tulisan. 

Dan saran orang pintar jaman sekarang, sebaiknya fokus pada kelebihan daripada kekurangan. 

Tapi aku berpikir lain, aku merasa dengan menulis aku bisa belajar menyampaikan pikiranku dengan lebih terstruktur. Dan alasan terpenting adalah karena aku telah terlanjur menyukai menulis dan hatiku senang jika aku bisa menulis menyelesaikan satu tulisan dengan baik.

Terakhir aku menulis dan blogging di tahun 2013. Aku menghentikan semua yang telah dimulai dari tahun 2010 di dunia blogging. Meninggalkan semua yang telah dirintis dulu, dan sekarang harus memulai lagi. Tentu itu bukanlah hal yang mudah bagiku. 

Banyak orang bilang, kegiatan apapun itu yang susah adalah memulainya, tapi setelah memulainya semuanya akan lancar ke depannya. 

Aku siap memulai nulis lagi di tahun 2019 ini, sebagai salah satu resolusiku di tahun ini. 

Jadi aku mau bagikan 5 (lima) tips untuk memulai menulis dan blogging lagi berdasarkan pengalaman yang aku alami sendiri.  Siapa tahu ada dari antara kamu yang sedang berpikir untuk mulai menulis lagi. 

1. Menulis satu artikel dengan topik favorit

Mulailah dengan menulis satu artikel dengan topik favoritmu. Karena

memulai menulis bukan hal yang mudah, apalagi jika sudah lama tidak melakukannya. Seperti orang bangun tidur di hari libur tanpa acara, bermalas malasan di kasur sambil youtube-an dan instagraman. 

Untuk bangun rasanya malas banget, kita harus paksakan dengan duduk di pinggir kasur, ngulet, kucek kucek muka dengan kedua tangan lalu berdoa. Sama halnya dengan menulis, aku harus memulai dengan topik yang mudah dan menyenangkan untuk ditulis. Untuk merangsang kepala ini untuk mulai berpikir. 

Kali ini, aku memulainya dengan menulis topik namaku sendiri yang aku kaitkan dengan membahas Santo Romanus. Buatku itu mudah dan menyenangkan, menurut kalian mungkin berbeda lagi. Jadi carilah topik yang menurut kamu mudah dan menarik untuk memulai menulis lagi.

2. Membongkar tulisan tulisan lama di laci digital 

Mencari ide untuk menulis itu gampang-gampang susah, lebih banyak susahnya dari pada gampangnya. Dengan membongkar bongkar tulisan tulisan lama, aku dengan mudah menemukan ide tulisan dan cepat memulai menulis lagi. Aku hanya perlu mencari judul tulisan lama yang cocok dengan mood hati, membacanya dan memperbaiki tulisan sesuai dengan kondisi saat ini. Dengan begitu aku dapat segera menulis dan memposting artikel kedua, ketiga dan seterusnya.

Jika kamu tidak punya koleksi tulisan lama, maka kamu juga bisa memulainya dengan membaca tulisan tulisan di blog orang lain untuk menemukan topik penulisan yang cocok.

3. Beli domain baru dan WordPress premium

Cara berikut adalah cara paling ampuh untuk memulai menulis. Kita harus selalu memulai dengan sesuatu. Maka carilah sesuatu yang bisa membuat dirimu menjadi terpaksa dan harus segera untuk menulis.

Aku memulainya dengan membeli domain baru di godaddy dan berlangganan wordpress premium. Domain baru aku beli tahun lalu.

Bayangkan aku membeli domain setahun yang lalu tapi ternyata tidak juga mampu membuat aku untuk memulai menulis. Sampai akhirnya Godaddy mengingatkan kalau harus domain yang aku beli harus direnew bulan lalu dan di detik itupula aku paksakan berlangganan wordpress premium. Maka lahirlah tulisan pertama dan kedua.

Bayangkan sesuatu yang sudah diniatkan dari setahun yang lalu, baru bulan kemarin mulai nulisnya. Setahun menunda nunda, sekarang mau tidak mau harus memulai menulis dan memposting tulisan perdana pada blog yang sudah dibeli.

4. Cari topik topik yang menarik untuk tetap menulis

Tulisan pertama sudah diposting. Pertanyaan berikutnya kapan harus memposting tulisan berikutnya lagi. Aku harus menjaga momentum menulis ini, sehingga aku harus selalu bisa menemukan topik untuk dituliskan. 

Kebetulan aku orangnya suka mikir, tapi sayangnya sering lupa untuk dicatat, hanya dibiarkan bermain dipikiran saja. Beberapa tahun lalu, ketika masih sebagai blogger, pikiran-pikiran yang muncul seperti itu selalu dengan cepat dapat dirubah menjadi tulisan. Karena itu seneng rasanya bisa menulis lagi, hitung hitung menuangkan pikiran yang kemarin kemarin hanya diotak saja, sekarang bisa menjadi sebuah tulisan yang bisa dibaca banyak orang.

Sejujurnya untuk menulis tidak perlu ide yang muluk muluk dan rumit, tapi pemikiran sederhana apapun itu selalu menarik selama itu ada unsur originalistas di dalamnya, bukan hasil menyontek apalagi copy pastedari blogger lain.

5. Kabarkan dunia kalau sekarang kamu menulis lagi

Sharekan tulisan ke semua media sosial kita dan beritahukan teman dekat secara manual agar mereka tahu dan bisa membacanya juga.

Manusia senang jika diperhatikan. Karena itulah yang namanya Facebook, Instagram, Line, Whataap , Youtube dan sosial media platform lainnya selalu ada menghiasi dunia digital sekarang ini.

Setiap habis upload sesuatu atau status, entah kenapa kita seperti mengharapkan sesuatu.  Kita semua mau tahu apakah ada yang lihat, siapa saja yang baca, ada tidak yang likeatau komentar dan lain sebagainya. Semua itu secara insting kita butuhkan, suka tidak suka pasti kita mencarinya secara otomatis.  Itu semua wajar dan tidak perlu malu karenanya. 

Tapi awas jangan sampai ketagihan, apalagi membuat kita menulis demi perhatian semu seperti itu. Karena kadang komentar, like, dan share belum tentu dilakukan dengan tulus oleh pembaca. Banyak pembaca memberikan komentar buat kebutuhan blogwalking tanpa membaca tulisan tersebut. Jadi tetaplah menulis walaupun dunia sudah tidak memberikan perhatian apa apa kepada tulisan kita.

Demikian tips berdasarkan pengalaman yang aku gulati sendiri agar dapat memulai untuk menulis lagi dan tetap semangat sampai kapanpun. Semoga tulisan ini bermanfaat juga buat teman teman semua. Tetap semangat untuk menulis dan terima kasih telah berkunjung.

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s