Santo Romanus

Santo Romanus
Santo Romanus membantu Santo Benediktus

Santo Romanus adalah santo pelindungku. Sebagai anak yang lahir dari keluarga Katolik, aku dibaptis Katolik dari bayi dan disematkan nama santo pada nama lengkapku.

Membaptis anak dan menyematkan salah satu nama orang kudus Gereja sebagai nama baptis dan pelindung merupakan sebuah kebahagian tersendiri bagi setiap keluarga Katolik. Baptis dipercaya dapat memberikan keselamatan bagi anak kelak di kehidupan setelah kematian dan juga ketika di dunia ia akan diberikan rahmat kemampuan oleh Allah untuk menjauhi perilaku yang akan membuatnya melakukan hal yang tidak diperkenankanNya.

Romanus adalah Santo yang akan selalu melindungi perjalanan hidupku dengan doa doanya kepada Allah di Surga. Karena Gereja mengajarkan bahwa setiap orang kudus bersama para kudus lainnya dan juga Bunda Maria akan mendoakan kita semua di dunia kepada Allah di surga.

Karena itu dalam doa doaku aku selalu memintakan doa Santo Romanus untuk mendoakan aku ketika menjalani hidup di dunia ini setiap hari.

Walaupun begitu, aku tidak sepenuhnya mengenal sosok Santo yang namanya senantiasa aku tulisankan pada setiap kertas ujianku, melekat pada setiap kartu identitasku, dan nama itulah yang aku tulis ketika mulai belajar menulis, selain kalimat “ini ibu Budi

Karena itu sebagai artikel perdana blog ini dan sebagai perkenalan akan diriku, aku mau mencari tahu bagaimana kehidupan Santo Romanus yang disematkan pada namaku ini.

Berikut adalah beberapa Santo dengan nama Romanus:

Santo Romanus dari Subiaco, Rahib

Romanus adalah seorang rahib di sebuah biara pertapaan dekat Subiaco, Italia. Ia mendampingi Santo Benediktus sebagai pendiri biara Benediktin hingga menjadi seorang rahib yang terkenal dalam sejarah Gereja.

Pertemuannya dengan Benediktus terjadi di daerah pegunungan Subiaco. Benediktus menyampaikan keinginannya untuk menjadi Rahib dan Romanus menunjukkan kepadanya sebuah gua terpencil yang sangat cocok untuk berdoa dan bermeditasi. Romanus menghantarkan kepada Benediktus makanan sehari-hari selama 3 tahun. Romanus kemudian pergi ke Auxerre, Perancis agar bisa terhindar dari para pengacau yang telah menyebar di seluruh Italia. Di Auxerre ia mendirikan biara Fontrouge dan disana pula ia menghembuskan napas terakhirnya pada tahun 550.

Santo Romanus dari Antiokia, Martir

Romanus adalah seorang diakon Gereja Sesarea dan menjadi seorang martir yang dibunuh di Palestina. Ia menjadi martir di Antiokia, namun ia berasal dari Palestina.

Kemartirannya terjadi pada aksi penganiayaan terhadap umat Kristen pada zaman pemerintahan Kaisar Diokletianus. Pada masa itu diakon Romanus giat memberi peneguhan dan semangat iman kepada umatnya yang dikejar-kejar oleh penguasa.

Karena begitu besar pengaruh Romanus yang besar bagi umat Kristen maka penguasa tidak tanggung-tanggung menangkapnya. Romanus disesah dan dicambuki, dan kemudian dibakar hidup-hidup. Meskipun api menjalari sekujur tubuhnya, namun Romanus tetap berkotbah menyemangati umatnya agar tetap setia pada imannya dan tetap mencintai Allah. Raja kemudian menyuruh mengembalikan dia ke penjara untuk disiksa lebih berat lagi: anggota badannya dimasukkan ke dalam lima lobang di sebuah papan alat penyiksaan, dan tubuhnya dibiarkan menggelantung dalam waktu yang cukup lama. Akhirnya sebagai martir yang tahan uji, Romanus mati dicekik oleh algojo di penjara itu pada tahun 303.

St. Romanus Ostiarius

Seorang martir ketahui dari cerita cerita legenda. Dia adalah seorang tantara dan dibaptis oleh Santo Laurensius. Ia meninggal sehari setelah Santo Laurensius

St. Romanus the Melodist

Komposer hymne Yunani terkemuka dan dikenal dengan sebutan “the Melodist, dikarenakan ribuan komposisi yang senantiasa dikaitkan dengan karyanya. Ia berasal dari Suriah, Ia seorang keturunan Yahudi dan menjadi Diakon di gereja Berytus lalu kemudian menjadi imam di Konstrantinopel.

St. Romanus of Condat

Seorang Abbas dari keturunan Romawi Gallo, ia tinggal sebagai seorang pertapa di Pegunungan Jura, Prancis. Ia menjalani hidup pertapaan bersama adiknya, Santo Lupicinus dan banyak pengikutnya, karena ternyata banyak yang tertarik dan ingin menjadi rahib seperti mereka.  Dengan demikian kedua saudara itu merasa perlu mendirikan dua biara, di Condat dan Leuconne, dan sebuah biara di La Beaume yang diperintah oleh saudara perempuan mereka. Romanus terkenal karena penyembuhan dua orang kusta di Saint Maurice. Dia meninggal pada 28 Februari dan dimakamkan di La Beaume.

St. Romanus of Le Mans

Ia adalah keponakan dari St. Julianus Agung seorang Uskup Le Mans. St. Julianus pula yang menahbiskan St. Romanus menjadi imam. Sebagai seorang imam di Gaul, ia terbilang sukkes yang dalam mengubah banyak penyembah berhala setempat di Sungai Gironde. Para petobatnya para pelaut yang tinggal di wilayah itu.

St. Romanus of Nepi

Martir Kristen mula-mula dan murid St. Ptolemeus. Dia dilaporkan mati syahid di Nepi, di Tuscany, Italia, di mana dia melayani sebagai uskup

St. Romanus of Rouen

Seorang Uskup Rouen, Perancis. Sebagai uskup, dia bekerja untuk membasmi semua paganisme yang masih ada, dan akhirnya merobohkan sebuah kuil ke Venus. Romanus terkenal karena melakukan mukjizat. St. Romanus AybaraAyah Beato Paul Aybara dan martir. Seorang awam Jepang dan perguruan tinggi Dominikan, ia dipenggal kepalanya di Nagasaki. Dia dibeatifikasi pada tahun 1867

St. Romanus and Barula

Martir dari Suriah. Romanus lahir di Palestina dan melayani sebagai diakon di Kaisarea dan Antiokhia. Dia seharusnya ditangkap dan dihukum mati setelah memberikan dorongan kepada tahanan Kristen dalam menolak tuntutan Romawi untuk berkorban kepada para dewa. Romanus meninggal bersama seorang temannya, bernama Barula, bocah tujuh tahun. Tidak ada yang diketahui tentang Barula dengan pasti. Mungkin dianggap oleh para sarjana bahwa ia sebenarnya syahid Suriah yang mungkin disebut Bralaha atau Barlaam, yang dikaitkan dengan Romanus. Romanus dibakar, dicekik, dan kemudian dipenggal.

Dari beberapa nama Romanus dari para Santo, aku sangat tertarik dengan St Romanus dari Subiaco yang menolong St. Benediktus di awal awal masa pertapaannya. Ia membantu St Benediktus melalui hal hal kecil yang dibutuhkannya. Hal inilah yang menginspirasi  aku juga ingin membantu banyak orang untuk menemukan Tuhan dan merasakan kasihNya. Itu adalah doa yang setiap pagi aku doakan sebelum melakukan aktifitas. Semoga Tuhan senantiasa memberikan aku rahmat untuk dapat melakukannya dengan baik setiap hari, agar semakin banyak orang mengenal dan mengalami Tuhan.

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s